Definisi dan klasifikasi sensor Orang biasanya menyebut perangkat yang dapat mengubah kuantiti non-listrik menjadi kuantiti listrik sebagai sensor, pada dasarnya sensor adalah blok fungsi yang berfungsi untuk mengubah berbagai sinyal dari dunia luar menjadi sinyal listrik.

Definisi dan klasifikasi sensor 
 Orang biasanya menyebut perangkat yang dapat mengubah kuantiti non-listrik menjadi kuantiti listrik sebagai sensor, pada dasarnya sensor adalah blok fungsi yang berfungsi untuk mengubah berbagai sinyal dari dunia luar menjadi sinyal listrik.
Orang-orang biasanya menyebut perangkat yang dapat mengubah kuantitas non-listrik menjadi kuantitas listrik sebagai sensor. Sensor pada dasarnya adalah blok fungsi yang berperan untuk mengubah berbagai sinyal dari luar menjadi sinyal listrik. Ini adalah langkah utama dalam mencapai sistem pengujian dan kontrol otomatis. Tanpa sensor yang mengukur parameter asli dengan tepat dan andal, baik konversi sinyal atau pemrosesan informasi, maupun tampilan dan kontrol data terbaik tidak akan dapat diwujudkan. Teknologi sensor adalah salah satu konten utama dari teknologi informasi modern, yang mencakup teknologi komputer, teknologi komunikasi, dan teknologi sensor. Teknologi komputer dan komunikasi berkembang sangat cepat dan sudah cukup matang, dengan banyak insinyur dan teknisi yang mahir menggunakannya. Namun, pekerja yang benar-benar menguasai dan fleksibel dalam menggunakan teknologi sensor masih sedikit, karena teknologi aplikasi sensor memerlukan penggunaan teknologi analog yang memiliki banyak masalah yang sulit diselesaikan. Untuk menyesuaikan dengan perkembangan sains dan teknologi modern, banyak negara di dunia telah menempatkan teknologi sensor sebagai salah satu teknologi kunci modern. Klasifikasi sensor Sensor mempunyai objek pengesan yang sangat banyak, terutamanya terdiri daripada 29 jenis seperti jumlah, panjang, luas, bentuk tiga dimensi, kedudukan, kandungan, perubahan linear, perubahan sudut, distorsi, tekanan, tork, aliran, kelajuan aliran, pecutan, getaran, nisbah komposisi, kelembapan, kepekatan ion, kekeruhan, bahan berbutir, specific gravity/ketumpatan, kesan luka, darjah, haba, suhu, kebakaran, asap, gas berbahaya dan bau. Berdasarkan fungsi pengujian, ia boleh dibahagikan kepada pengujian suhu, tekanan, kelembapan, aliran, kelajuan aliran, medan magnet, saluran cahaya, dan sebagainya. Sensor suhu adalah yang paling banyak digunakan, diikuti oleh sensor tekanan dan aliran.